Postingan

Menampilkan postingan dengan label BIOLOGI

PEMBENTUKAN SEL KELAMIN

           Seorang laki-laki normal yang sudah memasuki usia dewasa akan menghasilkan sel kelamin laki-laki atau sering disebut sperma. Adapun sperma ini terbentuk di dalam testis. Proses pembentukan sperma disebut spermatogenesis . Sel induk sperma mempunyai kromosom sebanyak 23 pasang. Sel-sel ini disebut spermatogonia. Sperma itu sendiri diproduksi oleh tubulus seminiferus. Hal yang mengagumkan dari tubulus seminiferus ini adalah mampu memproduksi sperma setiap hari sekitar 100 juta spermatozoa. Jumlah yang normal dari spermatozoa berkisar antara 35 - 200 juta, tetapi mungkin pada seseorang hanya memproduksi kurang dari 20 juta, maka orang tersebut dapat dikatakan kurang subur.           Biasanya faktor usia sangat berpengaruh terhadap produksi sperma. Seorang laki-laki yang berusia lebih dari 55 tahun produksi spermanya berangsur-angsur menurun. Pada usia di atas 90 tahun, seseorang akan k...

ALAT REPRODUKSI LAKI-LAKI

A. Alat Reproduksi Luar           Alat-alat ini terletak di luar tubuh manusia, terdiri atas bagian-bagian berikut. 1. Penis           Penis merupakan alat reproduksi yang berfungsi untuk kopulasi (persetubuhan). Pada penis terdapat tiga rongga, dua rongga di antaranya berada di bagian bawah. Ketiga rongga tersebut dibentuk oleh jaringan spons. Rongga bagian atas tersusun dari jaringan spons kopus kavernosa sedangkan rongga bagian bawah tersusun dari jaringan spons korpus spongiosum. Di dalam penis terdapat saluran yang disebut uretra. Ketika terjadi ejakulasi, sperma keluar melalui saluran uretra dalam penis.            Penis bagian dalam juga disusun oleh jaringan erektil dengan rongga-rongga yang banyak mengandung pembuluh darah. bagian ini juga dilengkapi dengan syaraf-syaraf perasa. Pada saat ereksi penis menjadi tegang dan mengembang yang disebabkan rongga-rongga jaringan erektil te...

PEREDARAN DARAH PADA HEWAN

A. Peredaran Darah pada Hewan Invertebrata 1. Peredaran Darah Cacing Tanah           Cairan yang terdapat pada cacing tanah berupa darah. Darah ini beredar ke seluuruh tubuh dengan melewati pembuluh darah sehingga disebut juga peredaran darah tertutup. Darah cacing tanah mengandung hemoglobin yang berfungsi untuk mengikat oksigen. Hemoglobin cacing tanah ini tidak terdapat pada sel-sel darah merah.            Peredaran darah pada cacing tanah agak sederhana. Jantung cacing tanah berupa lima lengkung aorta. Darah dari pembuluh darah dorsal mengalir ke bagian kepala, kemudian melewati lima lengkung aorta ke arah belakang melewati pembuluh darah ventral yang berada di bagian perut. Pembuluh darah ventral mengangkut darah ke arah belakang, kemudian diteruskan ke suatu sistem pembuluh darah yang lebih kecil dan rumit, yang berakhir di kapiler-kapiler. Di sinilah terjadi pertukaran gas. b. Peredaran...